Perintah-Perintah Dasar MS DOS di Command Prompt - Posingan kali ini tentang "Perintah-Perintah
Dasar MS DOS di Command Prompt". Dalam sistem operasi, MS DOS sendiri
merupakan sistem operasi yang termasuk ke dalam CLI (Command Line Interface),
di mana untuk melakukan setiap pekerjaan, pengguna sistem operasi ini
diharuskan mengetik setiap perintah. Berbeda sekali dengan sistem operasi yang
saat ini berkembang pesat dan lebih mendukung para usernya dengan kemudahan,
yang dengan kata lain lebih user friendly, di mana biasa dikenal dengan GUI
(Graphic User Interface).
Berikut adalah beberapa Perintah-Perintah Dasar MS DOS di Command
Prompt yang dapat kita coba di Command Prompt milik Windows. Karena
memang Windows sendiri mengadaptasi sistem operasi nya dari MS-DOS sendiri.
Jadi terdapat banyak kesamaan dalam perintah-perintahnya.
1. cls
Perintah yang digunakan untuk membersihkan 'jendela' kerja kita. Setiap
perintah yang sudah kita tulis dan tampil di jendela kerja akan terhapus
semuanya, berbeda dalam sistem operasi Linux yang sudah support GUI, history
dari perintah yang kita ketikkan bisa kita scroll terminal-nya meskipun kita
sudah menggunakan perintah Clear.
Syntax: cls
Contoh: C:>cls
2. dir
Perintah yang digunakan untuk melihat isi drive dan direktori (folder).
Syntax: dir
Contoh: C:>dir
3. color ?
Perintah yang digunakan untuk menampilkan daftar kode warna dalam Hex
(hexadecimal). Kode warna tersebut digunakan untuk mengubah warna tulisan dan
background 'jendela' kerja. Seperti contoh gambar di bawah, saya menggunakan
kode warna color f0. Sehingga warna yang muncul adalah warna putih untuk
background dan hitam untuk tulisan.
syntax: color xy, dengan x adalah warna untuk background
dan y adalah warna untuk tulisan.
contoh: C:>color f0
4. mkdir
Perintah yang digunakan untuk membuat sebuah direktori (folder) baru di
dalam drive. Ketika kita menggunakan perintah ini, kita juga dapat
membuat folder sebanyak yang kita inginkan. Jadi pada dasarnya perintahnya sama
dan seberapa banyak direktori yang ingin kita buat tergantung dari berapa
jumlah nama yang kita ketikkan dengan pemisah perintah menggunakan spasi.
Bingung? perhatikan contoh penggunaanya di bawah ini.
syntax: mkdir
contoh:
mkdir folder1 berarti membuat sebuah folder bernama 'folder1'.
mkdir folder1 folder2 berarti membuat dua buah folder sekaligus dengan nama yang berbeda.
5. rmdir
Perintah yang digunakan untuk menghapus direktori. Pada dasarnya sama
dengan perintah mkdir, baik jika kita ingin menghapus satu folder atau
lebih, intinya sama saja. Yang perlu diingat bahwa sebelum kita menghapus
direktori dengan perintah rmdir ini, pastikan di dalam direktori yang
ingin kita hapus tidak ada isinya sama sekali, atau harus kosong. Hal ini juga
berlaku, jika kita ingin membuat folder baru. Kita tidak bisa membuat dengan
nama yang sama dengan nama dari direktori yang sama dan sudah ada sebelumnya.
syntax: rmdir
contoh:
C:>rmdir folder1 berarti menghapus satu folder yang bernama
'folder1'
C:>rmdir folder1 folder2 berarti menghapus dua buah
folder sekaligus.
6. ipconfig
Perintah yang digunakan untuk memeriksa konfigurasi IP Address pada komputer.
syntax: ipconfig
contoh: C:>ipconfig
7. telnet
Perintah yang digunakan untuk me-remote atau kontrol jarak jauh.
Biasanya digunakan oleh para administrator jaringan untuk me-remote router
yang jaraknya jauh sehingga memudahkan dalam pekerjaannya. perintah ini
biasanya diikuti dengan IP Address dari interface router yang ingin kita
remote. Saya sendiri biasanya menggunakan perintah ini pada aplikasi buatan
CISCO, yaitu Cisco Packet Tracer pada waktu mengambil sertifikasi CCNA 2
tentang Routing and Switching beberapa bulan lalu.
syntax: telnet
contoh: C:>telnet 192.168.100.20 berarti kita melakukan
remote terhadap interface yang memiliki alamat tersebut, terlepas dari nantinya
akan diminta pengecekkan keamanan atau tidak.
8. ping
Perintah yang digunakan untuk memeriksa koneksi antar jaringan dengan
mengirimkan paket-paket kosong. Biasanya diikuti dengan IP Address tujuan.
syntax: ping
contoh: C:>ping 192.168.100.20
9. copy con
Perintah yang digunakan untuk membuat file baru. Penulisannya diikuti
dengan nama file lalu ekstensi atau formatnya. Setelah memasukkan perintah ini,
kita akan mengisi file yang akan kita buat tersebut, di mana selanjutnya untuk
menyimpannya kita harus menekan tombol Ctrl+Z pada keyboard. Pada Linux sendiri
sudah tersedia beberapa text editor seperti nano, pico dan touch.
syntax: copy con
contoh:
C:>copy con contoh.txt berarti kita membuat sebuah file baru
bernama 'contoh' dengan ekstensi *.txt.
10. type
Perintah yang digunakan untuk membaca isi file. Seperti perintah copy
con yang sudah kita buat di atas, setelah mengisi file tersebut, kita
dapat membaca isinya dengan perintah ini. Cara penulisannya diikuti dengan nama
file dan ekstensinya.
syntax: type
contoh: type contoh.txt
11. del
Perintah yang digunakan untuk menghapus file, cara penulisannya juga
harus diikuti dengan nama file dan ekstensi dari file yang ingin kita hapus.
syntax: del
contoh:
C:> del contoh.txt contoh.doc berarti menghapus file dengan
nama 'contoh' dengan masing-masing formatnya *.txt dan *.doc.
12. ren
Perintah yang digunakan untuk mengubah nama file dan folder.
Penulisannya diikuti dengan nama file atau direktori yang ingin kita ubah.
Perbedaannya, jika ingin mengubah nama file kita harus menyertakan ekstensinya,
sedangkan jika ingin mengubah nama folder tidak perlu diikuti dengan
ekstensinya.
syntax: ren
contoh:
C:>ren contoh.txt arifin.txt berarti merubah nama file
yang memiliki nama 'contoh' menjadi sebuah nama baru 'arifin'.
C:>ren abc arifin berarti merubah namafolder yang memiliki
nama 'abc' menjadi sebuah nama baru 'arifin'.
13. move
Perintah yang digunakan untuk memindahkan file atau folder. Biasanya
perintah ini diikuti dengan nama file beserta ekstensinya atau jika pada folder
hanya nama foldernya saja dan dilanjutkan dengan drive atau direktori
tujuannya.
syntax: move
contoh:
C:> move arifin.txt arifin berarti memindahkan file bernama
'arifin' dengan ekstensi *.txt ke dalam folder bernama arifin.
C:>move arifin.txt D:\latihan berarti memindahkan file bernama
'arifin' dengan ekstensi *.txt ke dalam folder bernama latihan yang terletak di
drive D.
C:>move contoh latihan berarti memindahkan folder
bernama 'contoh' ke dalam folder bernama 'latihan'.
14. cd
Perintah yang digunakan untuk berpindah drive atau direktori. Biasanya perintah ini diikuti dengan alamat drive atau direktori tujuan. Selain itu juga digunakan untuk kembali ke direktori sebelumnya. Untuk kembali ke direktori sebelumnya, perintah ini diikuti dengan tanda titik sebanyak dua kali.
syntax: cd
contoh:
cd D:\arifin berarti membuka direktori bernama 'arifin' yang berada di drive D.
cd.. atau cd .. berarti kembali ke direktori sebelumnya (parent directory).
Sebenarnya masih banyak lagi perintah-perintah MS DOS lainnya yang bisa
kita gunakan pada Command Prompt. Tapi untuk dasar-dasarnya, perintah di atas
sudah cukup membantu kita. Sobat pembaca dapat mencari artikel dari sumber lain
yang lebih lengkap.
Cukup sekian dulu postingan Perintah-Perintah Dasar MS DOS di Command Prompt kali ini. Silahkan membagikan artikel ini dengan mencantumkan sumbernya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca postingan ini, semoga bermanfaat. :)
Cukup sekian dulu postingan Perintah-Perintah Dasar MS DOS di Command Prompt kali ini. Silahkan membagikan artikel ini dengan mencantumkan sumbernya. Terima kasih sudah berkunjung dan membaca postingan ini, semoga bermanfaat. :)

.png)

0 comments:
Post a Comment